Say NO to DRUG

“Perang melawan narkoba jangan berhenti.”

Kemajuan zaman sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak bangsa. Sehingga menimbulkan suatu dilema tersendiri dalam liku-liku kehidupan mereka seperti halnya merajalelakannya NARKOBA yang merusak moralitas generasi penerus Bangsa. Narkoba berkembang sangat pesat dan merasuk dalam kehidupan dan berbagai sudut dan background kehidupan, mulai dari penjabat hingga aparat, guru hingga murid, dosen hingga mahasiswa dan yang paling menyedihkan anak-anak SD (Sekolah Dasar) pun sudah mulai mencoba barang terkutuk itu. Ternyata jumlah anak-anak yang menjadi korban narkoba semakin meningkat. Fakta ini membuat para orang tua mengelus dada. Akan dikemanakan Bangsa ini jika generasi penerusnya terjerat Narkoba?

Peredaran Narkoba seperti tak berujung. MEski diperangi. dirasakan masih belum cukup untuk bisa memutus mata rantai peredaran dan penggunaan barang terkutuk iu. Entah…………, Pesona paa yang dibawa oleh narkoba, sehingga penggunaannya semakin meningkat. Hampir setiap hari kita mendengar adanya penyalahgunaan narkoba baik dinegara lain atau negara kita sendiri, itu yang kelihatan dan yang tidak kelipatan pasti laksana gunung es yang semakin hari akan semakin tinggi.

Maraknya penyalah gunaan dan peredaran narkoba telah membangkitkan komitmen bangsa-bangsa di dunia. Untuk menanggulanginya. Negara mana yang ingin dijadikan tempat lalu lintas peredaran dan perdagangan narkoba, apalagi menjadi produsen dari barang terkutuk itu?… Hal ini dapat dilihat dari berbagai konvensi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) mengenai pencegahan dan pemberantasan narkoba. Apalagi Indonesia saat ini tidak hanya dikenal sebagai tempat transit peredaran narkoba yang berasal dari negara asing, melainkan juga sebagai produsen narkoba yang dapat merusak generasi muda harapan bangsa. Dan ditemukan pabrik ekstasi terbesar di Tangerang, Banten Pabrik tersebut memperkerjakan tenaga asing. Pabrik ini merupakan terbesar ke-3 didunia.

Indonesia telah membentuk BBN (Badan Narkotika Nasional) badan ini diharapkan bisa menjadi badan terdepan dalam usaha memerangi narkoba. Indonesia tidak boleh lengah, apalagi lengah sedikit saja, Bangsa kita akan hancur karena narkoba ancaman mengerikan narkoba, sebenarnya bisa ditangani. Jika masyarakat bekerja sama dengan Lembaga-Lembaga terkait seperti BNP (Badan Narkoba Propinsi). dan YCAB (Yayasan Cinta Anak Bangsa). Oleh karena itu jangan pernah berhenti memerangi narkoba.

“Hidup memeang ada akhirnya, tapi jangan akhiri dengan NARKOBA. SAY NO TO DRUG”

ditulis oleh Lilik Kholifah, Salah Satu Siswa OZI

Siswi MA Al-Huda Bogo Nganjuk Jawa Timur

keindahan sebuah pembuka semangat

“Apa kamu akan ke surabaya?”

“Yup, tapi aku ga tau kapan?”

“tapi gimana sakitmu, pa sudah baikan, kalau fatur sakit jagan dipaksa, kan masih banyak waktu untuk kita bertemu”

“dua tahun lalu kita bertemu di MIRC, satu tahun sembilan bulan yang lalu kita smsan, selanjutnya kita saling ingin tahu, dan satu tahun yang lalu aku melihat foto mu do FS (Friendster.com) tiga bulan berikutnya aku mengirim fotoku, dan empat bulan yang lalu kita saling merasakan sesuatu, akhirnya satu bulan yang lalu kita saling jujur akan apa yang kita rasakan dan sabtu besok kita akan bertemu,aku ga papa kok yang penting sekarang kamu siap-siap ketemu ma tikus yang sedang mencari pemburunya!”sebelum aku merasakan keberadaanmu aku merasa ini akhir dari hidup dan kebahagianku tapi semua berubah ketika sinarmu cahaya hatimu dan sejuknya kasihsayangmu aku rasakan, semua terasa indah, yang membuat aku menjadi semangat untuk melanjutkan hidupku ini, untuk berjuang membuat senyum di hatimu yang akan aku ukir dengan semangat cintaku

“fatur kok diem!”

“maap aku hanya lagi mikir sebenere kamu tu kok ga crewet kaya biasanya ya biasanya lo telpon u yang ngoceh kok karang q yang banyak ngoceh…..”

“kan echa lagi makan jd ga boleh banyak ngomong”

“dasar pemburu tikus ga sopan, makan ga nawari orang yang lagi kelaparan too!, tau ga seh lo guwe nie lagi kelaperan”

“u ga puasa to tur”

“eh lupa cha ni kan bulan puasa yo”

“huuuu….. untung belum minum, lo udah, kenakan dikau dong”

“hehehe ya udah tutup telponnya q mo ke kantor dulu dah siang, ntar dimarahi kepala sekolah lagi”

“pagi fatur semoga harimu menyenangkan”

“yup echaa semoga ulanggannya suuuliiiit n ga bisa nyontek”

“huh dasar do’a in kok kaya gitu”

“hahaha dah-dah q dah telat cha”

“see u fatur, kutunggu di surabaya”

“see u echa walau aku di kota angin tapi hati ini di surabaya”

“”BYYYYYYYYYY””

Tut…..tut….tut…..

kehidupan ini sulit tapi lo q wat mudah pasti mudah, yang penting jangan jau dari jalanNya